Idea-idealy

A Cup of Tea Lady- Novel by Ly

Share:

Sinopsis :
Aku tak pernah tahu apa yang dia pikirkan tentangku. Begitupun dia, tak perlu tahu apa yang kupikirkan tentangnya. Hidup kita terlalu banyak perbedaannya. Namun tak perlu merasa dibeda-bedakan. Setiap api hati memiliki rahasianya sendiri. Lalu, untuk apa kita memaksa saling tahu, bahkan memaksakan diri mengatakannya. Kita sudah cukup dewasa untuk memahaminya atau mengartikannya sendiri. Biarkan ini berjalan dengan sendirinya. Setiap rasa tak penting memiliki nama. Anggap saja ini takdir.Aku dan dia masih terlibat perbincangan yang sebenarnya kita tak perlu tahu kualitas perbincangan kita. Terpenting adalah hati kita yang bicara. Aku melihatnya dengan mata dan hatiku, dia sungguh baik. Lalu, apa yang orang-orang pandir itu lakukan? Mereka rela bolak-balik mengawasi aku dan dirinya diruang ini. Orang- orang itu seperti mencekik leherku dan memukul- mukul kepalaku membuat kepalaku pusing. (The Cup Of Tea Lady- hal 32)

7 komentar

Unknown mengatakan...

could you link pliase?

ly mengatakan...

https://jejakpublisher.com/product/a-cup-of-tea-lady/

Muthmainnah nasaru mengatakan...

Penasaran mbak..
Siapakah orang orang pandir itu?

vanisa mengatakan...

nuansa covernyaa :)

Ly mengatakan...

Ayo..Mba Muth cari tau siapa orang pandir itu hehe

Ly mengatakan...

Covernya bernuansa wanita Mba Van...:):)

Service Center Asus mengatakan...

Learning Indonesian
Indonesian Courses
Indonesian Courses
Lembaga Kursus Terbaik Indonesia
Service Center HP Indonesian
Lembaga Kursus Terbaik Indonesia
Makalah Usaha Bisnisilmu konten


Wisata Kuliner : Rubist Café - Cita Rasa dan Performance

IDEAIDEALY.COM- Hi Dear kayaknya masih betah banget sama ajakan teman untuk keliling -keliling   Bandung Timur nih hehe. Ak...