Idea-idealy

WISATA BATU CAVES ANTARA CULTURE DAN NATURE

Share:




IDEAIDEALY.COM- Hi Dears, kali ini mau share info wisata budaya yang ada di Malaysia. Nah kalo kebetulan datang ke Malaysia jangan lupa buat visit ke tempat yang satu ini yaitu Batu Caves.  Batu Caves adalah sebuah bukit kapur yang memiliki gua dan kuil yang terletak di distrik  Gombak, Selangor sekitar 15 km jika ditempuh dari Kuala Lumpur. Untuk rute perjalanannya, tidaklah sulit bisa naik KTM Komuter train dari KL Sentral ke Batu Caves Komuter Station. Atau naik Monorel dari KL sentral menuju Titiwangsa Station. Tapi kalo lagi ada disekitar Selangor naik Grab lebih efektif karena bisa dianter sampai depan gerbang wisata. Simple bukan?


Culture dan  Sakral
Masuk kesini nuansanyanya memang sakral dan mendalam banget. Pertama masuk pasti akan disambut oleh patung besar berwarna kuning emas dengan tinggi 42.7 meter, dialah patung Dewa Murugan. Patung Dewa Murugan merupakan patung tertinggi di dunia, yang diresmikan tahun 2006 dan di proses  selama 3 tahun. Materialnya  terbuat dari 1.555 kubik beton dan 250 ton baja bar. Untuk catnya yang berwarna keemasan, menghabiskan sekitar 300 liter dan didatangkan dari Thailand khusus diprediksi menghabiskan sekitar 24 juta Rupee. Wow fantastic ya. Siapa itu Dewa Murugan? Dewa Murugan adalah Dewa perang yang digambarkan sebagai dewa yang gagah, berparas muda, ganteng, gemar mengendarai burung merak dan bersenjatakan tombak. Dewa Murugan adalah putra dari Dewa Siwa dan saudara dari Dewa Ganesha.




Ritual Religi
Pada hari-hari besar agama Hindu gua-gua di sekitar Batu Caves banyak dikunjungi wisatawan. Gua-gua disini berumur sekitar 400 tahun yang lalu, merupakan tempat yang disucikan dalam upacara keagamaan umat Hindu. Batu Caves selain menjadi ikon wisata religi juga banyak terdapat cerita dan sejarah yang berbaur dengan budaya hindu dan India yang cukup menarik untuk di kunjungi, sebagai wisata edukasi dan budaya.


Edukasi dan Spiritual
Selain Patung Dewa Murugan, teman-teman juga bisa berjalan- jalan sekitarnya melihat patung dan relief serta ornamen bergaya kuil Hindu. Jika ingin menaiki anak tangga menuju gua utama harus mengenakan pakaian yang sopan. Sebelum naik tangga  dan di pintu menuju anak tangga akan di sediakan kain panjang untuk dipakai , apabila tidak memakai pakaian yang layak. Ini untuk menghargai kesakralan lokasi sekitar dan menjaga nuansa religi dan edukatif. Nah sepanjang menaiki  anak tangga yang berwarna warni, temen-temen  bisa berhenti dulu untuk foto2 dan memandang ke belakang. Widih.. Selangor nampak berwarna bercampur nuansa alam yang magis dan cantik. Becarefull ya, jangan terlalu keasyikan karena akan ditemui monyet- monyet lucu yang sedikit nakal menyapa teman-teman nanti. Pokoknya stay fokus dan rileks saja..


Sampai ke  Komplek candi yang terdiri dari 3 goa utama dan beberapa goa yang lebih kecil. Untuk nama goa yang terbesar di tempat wisata Batu Caves Malaysia ini bernama goa Katedral atau yang disebut dengan goa kuil, yang konon timgginya +/- 100 meter dengan langit-langit goa yang berukir fitur kuil Hindu. Disekitar goa kita bisa mengamati dan mengetahui mengenai budaya juga pengetahuan dan sejarah budaya lainnya.



 History dan Unik
Batu Caves merupakan dinasti keagamaan  dimana dibangun kuil di gua besar  yang terletak di ketinggian  hampir 100 meter dari dasar laut. Sejarah ditemukannya yaitu oleh William Hornaday seorang ilmuwan dan naturalis dari Amerika. Penduduk di Malysia di dominasi oleh orang India, China dan Melayu. Bagi komunitas India yang tinggal permanet di Malaysia berkunjung ke Batu Caves adalah sebuah rutinitas bagi aktivitas religinya. Namun para wisatawanpun banyak yang berkunjung untuk mengetahui tempat ini. Tempat ini memiliki karakter bangunan  yang unik dan sarat muatan sejarah. Masih di area yang sama teman-teman  juga bisa menikmati kerumunan merpati-merpati yang cantik dan berwarna warni. Aroma dupa dan nuansa religi yang dibangun disekitar tempat wisata akan menambah rasa tolerance terhadap heterogenitas budaya yang ada serta experince yang mendalam. 
Nah itu sedikit ceritanya ya, yang pasti terbuka untuk mengetahui budaya dan pengetahuan baru  adalah bagian dari perjalanan kehidupan dan semangat "Culture is the wieding of the mind and the spirit"

Salam Dears,
#wisatabudaya
#travelmalaysia
#tourismculture
#batucaves
#blogerperempuan




7 komentar

Rani Yulianty mengatakan...

Tahun 2010 ke KL dan nggak sengaja ke Batu Caves, karena nyasar nyari alamat temen di KL, waktu itu Batu Caves belum seramai sekarang dan nggak sempat foto-foto juga, tau bakalan ngehits mah foto-foto ya di sana wkwkw

Bening mengatakan...

Wah sayang yah teh gk sempet foto2 mah, buat diceritain ke Fathan n Fahira teh wkkwkw

Ninin mengatakan...

gak bisa relaks sama monyet2 yg nakalnya mbaak, bawaannya waspada terus hehehehe

Ly mengatakan...

bener bgt mba ajak selfi ajaa,sya gk bosen kesini mesti dah beberapa kali auranya ngajak balik lagi heheh

Dyah mengatakan...

Tiga tahun yang lalu sempat mampir ke Batu Caves tapi gak naik ke atas, soalnya waktunya mepet banget. Jadi penasaran pengin ke sana lagi dan naik tangga ke gua di atasnya.

Ryan mengatakan...

Belum pernah jalan ketempat ini mbak tapi seenggaknya setelah baca postingan ini jadi tau kalo ada tempat sebagus ini di Malaysia. TFS

Ly mengatakan...

yuk Mba Ryan n Mba Dyah..bareng2 kita balik kesana, melihat view Selangor di senja hari widihh.Hehe..

MENYERANG ATAU MEREDAM: ANTARA TEORI DAN REALISASI (TIPS UNTUK KAMU YANG DIDERA GALAU BERKEPANJANGAN)

Hai Dears, kali ini ada email yang masuk untuk permintaan bahas yang   bikin galau- galau. Seru juga sepertinya nih, yuks kali ini...