Idea-idealy

Create and share all of ideas

Rumah Kopi 72 Bandung- Singgah Sejenak di Café Manis Yang Multifungsi

Share:

 

IDEAIDEALY.COM- Hi Dears ini dia oleh-oleh buat kamu  yang suka travel kilat alias pergi-pergian dengan durasi waktu singkat yang cuma punya jatah cuti weekand doang hehe. Sepanjang perjalanan Jakarta-Bandung aku ama temen-temenku  merasa cukup lelah sebelum sampe tujuan yang dituju. Mau gimana lagi kalo terus lanjut rasanya cape dan kendaraan udah berdebu dan sedikit kotor. Maklum cewe semua agak-agak gimana gitu kalo gak terlihat kinclong. Hm..atas rekomendasi seorang teman sampailah di café yang posisinya gak terlalu jauh dari gerbang tol Cileunyi. Pasti aka nada energy baru nih kalo istirahat sejenak sambil ngopi-ngopi plus bikin kinclong ni kendaraan yang membawa aku juga tim. Nah kalo kamu kebetulan lewat ke rute ini singgah sejenak deh  di café mungi  ini loh. Tepatnya di jalan Jl. Raya Cirebon - Bandung No.189, Cimekar, Cileunyi, Bandung, Jawa Barat. Hm…lengkap ya alamatnya soalnya lihat di google sih hehe.

 

Kenapa sih suka Ngopi? Ini dia Sejarah Rumah Kopi dari masa ke masa.

Pada zaman yang serba digital ini. Ngopi bukan lagi sebagai kegiatan yang rutin tapi sudah merayap pada tatanan kebutuhan dan budaya. Di era sekarang rumah kopi adalah sebuah rumah nyaman tempat kita menikmati kopi kesukaan dengan aneka pilihan. Kedai kopi atau cafee dibuat dengan kondisi dan didesain dengan konsep menarik dan unik yang membuat pengunjung tak hanya menikmati kopi tetapi juga melebur dalam suasana yang dibentuk dan tema yang di usung café. Kedai kopi pertama di dunia yang tercatat diketahui muncul pada 1475. Kedai kopi ini bernama Kiva Han dan berada di Kota Konstantinopel (sekarang Istanbul) Turki. Kedai kopi ini diketahui yang pertama  buka dan melayani pengunjungnya dengan kopi khas Turki. Ide minum kopi pertama dengan krim dan gula awalnya ada di Eropa pada 1529 dan ini adalah waktu sama saat kedai kopi pertama di Eropa didirikan. Pada masa itu, Kota Wina Austria diserbu oleh tentara Turki. Dan para tentara ini meninggalkan banyak sekali pasokan kopi di Wina pada saat mereka melarikan diri dari Wina. Penyebaran kedai kopi semakin luas hingga sampai ke Inggris. Kedai kopi pertama di Inggris dibuka pada 1652. Meskipun kedai kopi telah popular di Eropa, inspirasi dibukanya kedai kopi di Inggris tetap berkiblat dari Turki. Pedagang Inggris yang menjual barang-barang asal Turki (termasuk kopi) ditinggakan oleh dua budaknya yang berniat membuka bisnis mereka sendiri. Dan sejak itu sebuah kedai kopi bernama “The Turk’s Head” lahir di Inggris. Saat Amerika dijajah oleh Inggris, saat itu jugalah budaya kedai kopi masuk ke sana. Peran kedai kopi di Amerika awalnya sama dengan yang ada di Inggris yaitu sebagai pusat komunitas bisnis. The Tontine Coffee House pada 1792 di New York adalah lokasi awal dari New York Stock Exchange dikarenakan banyakannya transaksi bisnis yang dilakukan di sana.[1] Selanjutnya kopi menyebar kemana-mana hingga sampai ke Indonesia.

 

Kenapa sih  disebut Rumah Kopi yang multifungsi? Ngopi, Santai,Kerja  Plus bisa Car-Wash

Nah bicara kedai kopi di zaman modern. Tak kalah unik salah satu café yang diberi nama Rumah kopi 72 ini, memang  gak nampak dari luar secara mencolok. Tapi ketika masuk kedalam, sungguh ajaib juga. Café ini memiliki room yang nyaman dan cukup luas. Arsiteksturnya klasik bernuansa modern dengan lighting yang sedikit redup. Suasananya enak buat istirahat sejenak. Walopun terkesan mungil tapi café ini multifungsi selain bisa ngopi-ngopi santai bisa juga buat rebahan dan car-wash juga. Café ini memiliki ruang autdoor dan indoor juga. Dengan desain minimalis namun memperhatikan unsur kenyamanan  café ini terlihat manis dan ramah.

 


Kaya Gimana Sih Suasananya? Suasana Café Modern dan Hangat

Masuk ke café ini  bisa memilih untuk ambil spot yang sesuai. Mau duduk disofa atau di bangku-bangku kayu yang tak kalah cantik. Sambil kerja atau santai mendengerakan irama music juga boleh,  apalagi kalo kebetulan ada performance live music  akan lebih menarik lagi. Masalah servis tentu saja para waitres akan melayani dengan baik dan ramah. Umumnya yang visit adalah para tamu yang datang sambil menunggu mobilnya di cuci bersih di ruangan sebelah café ini. Inilah fungsi unik café ini, nunggu sambil duduk-duduk santai bisa beres kerjaan, plus mobil kamu bisa dibawa pulang dengan bersih dan wangi. Tentunya ini adalah nilai plus yang bisa jadi alternative buat kamu-kamu yang pingin ngehemat waktu tapi tetep enjoy.

 

Kalo Menunya Gimana? Pasti Cepat dan Punya Yang Kamu Mau

Untuk menu makanan tersedia cukup variatif. Menu utamanya adalah kopi. Jenis kopi yang dijual terdiri dari kopi Arabica Sumatra, Papua, Aceh Gayo, Ciwidey, Vietnam, Toraja, Lintong dan masih banyak lagi. Aneka  Juice juga lengkap dan untuk makanan tidak terlalu banyak namun yang banyak dicari tersedia seperti iga bakar, steak, ayam penyet dan aneka cemilan. Cemilan yang khas disini adalah tahu cabai garam, seblak dan singkong keju. Makanan ini banyak diorder karena ciri khas makanan Pasundan dan gak semua café bisa ada. Kisaran harganya 15.000- 50.000 saja.Nah itu dia sekilas tentang Rumah Kopi 72 Bandung, kalo kebetulan main ke Bandung boleh nih visit sini dears..

 

Salam- Travel- Idealy

 

 

 

Tidak ada komentar

Konsep dan Manfaat Pemberdayaan (Empowerment)

IDEAIDEALY.COM -   Pemberdayaan ( empowerment ) secara etimologis berasal dari kata daya yang berarti kemampuan untuk melakukan sesuatu at...